TEKS BERJALAN

EMERENSIA TANGKAS: SAYA PANCASILA. READINESS AND SACRIFICE

Minggu, 24 September 2017

Kehendak-Ku bukanlah kehendakmu



“Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserahlah kepada-Nya selama ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya. Baiklah ia kembali kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengasihaninya; baiklah ia kembali kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan berlimpah. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman Tuhan.” (Yes 55: 6-8)
sumber: doc pribadi. in frame: tangan Clara Ambar Pramudita, adikku

Kamis, 20 Juli 2017

KENDALA-KENDALA PRINSIPIL YANG MENGHAMBAT PEMBERIAN PEMBELAJARAN PANCASILA

Image result for pancasila
sumber: google


11.   KESALAHAN/ DOSA SEJARAH
Pada masa pemerintahan Orde Baru (Presiden Soeharto 1966-1998) Pancasila kerab dijadikan alat untuk melegitimasi (mengapsahkan) kepentingan dari para penguasa pada masa itu sebagai alat politik untuk membenarkan segala tindakan dan keputusan para penguasa. Pancasila dengan mudah diobral untuk menjatuhkan lawan-lawan politik.

Jumat, 09 Juni 2017

Untuk Bapak ke-3



           When I feel no one cares. He was there support me. Dinamika hidup membuat aku merasa punya banyak bapak. Terimakasih untuk bapak ke-3 yang selalu ada setiap kali aku mencari bantuan, yang selalu menularkan semangat. Terimakasih sudah menginspirasi, banyak berbagi pelajaran tentang tanggung jawab menjadi anak sulung baik lewat verba maupun praksisnya. Bahkan beberapa pelajaran yang tidak aku dapat dari bapakku sendiri. Semoga berbahagia dalam kehidupan yang abadi bersama Dia Mpunya Kehidupan, semoga kelak kita boleh berjumpa kembali. Doaku selalu menyertai.

sumber : Doc priadi keluarga Setya Wiyata

Kamis, 08 Juni 2017

Bahasa Indonesia di Persimpangan Jalan. Siapa Peduli?


Bahasa merupakan identitas suatu bangsa, artinya bahasa merupakan salah satu sarana untuk bersaing secara global. Masyarakat Indonesia harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap mencintai bahasa Indonesia. Saya menulis opini ini dari sudut pandang pengguna bahasa bukan ahli bahasa. 
Image result for bahasa indonesia
sumber : Bekti Patria - WordPress.com
Dunia yang semakin kompleks menuntut semua negara untuk bersaing dalam berbagai bidang, seperti perdagangan, politik, ketahanan nasional, budaya dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, hal yang tidak boleh dilupakan adalah dalam konteks globalisasi bahasa Indonesia

Kamis, 23 Februari 2017

Boleh Yudha Berjumpa Sebentar Saja?

Boleh Berjumpa Sebentar Saja?

Ia berlari menuju halaman rumah  berharap ada yang dijumpai namun tepat pda langkh ke tujuh sebatang kayu menghalangi langkahnya, ia pun terjatuh, lalu menangis. Berlari pula sosok ibu usia kepala lima menghamprinya, mengulurkan tangan lalu menggendonya. Ya ia masih berusia 3 tahun.
“Ibu kok nggak pulang-pulang budhe? Kerjanya lama bener, Yudha pengen ketemu” ucap anak itu.
Sambil tersenyu wanita 52 tahun itu berkata; “Nanti pasti pulang, ibu lagi kerja, dia baik-baik aja.  Yudha sama mbak Lara sekolah dulu yang rajin, nanti kalo ibu pulang Yudha udah jadi anak pinter.”
Usianya baru tiga tahun, tapi dia anak yang berbeda, penuh semangat dan ceria. Ia kembali bermain, mengayuh sepeda roda tiga sekuat tenaga. Dengan tubuh bulat dan tak terlalu tinggi ia menjadi anak terkecil dintara dua teman yang kerab bermain sepeda dengannya, Itto dan Cia, selain memang karna usianya yang paling muda.

“Yudha.. pulang dek mandi.” Panggil bapak, dari jauh mbak Lara menghampiri,

Minggu, 12 Februari 2017

Manusia dan Dharma

Sumber : Instagram emerenst9. In frame : Emerensia Tangkas

Hidup itu menyenangkan sekaligus menyedihkan
Sifatnya paradoksal
Ada yang jalannya mulus
Ada yang harus terseok-seok
Ada yang harapannya terlaksana
Ada yang harus pupus lalu mati

Hidup itu elok
Bagi mereka yang menikmati pagi yang cerah
Setelah terbangun dari mimpi yang indah
Namun hidup itu perih

Selasa, 07 Februari 2017

Hidup adalah Anugerah, termasuk “penderitaan” dimana penderitaan adalah bagian dari hidup.

Dalam hidup banyak kita lalui dinamika ada suka ada duka yang telah menjadi paket dalam satu kesatuan. Sering kali saat bertemu kebahagiaan kita lupa bersyukur tapi begitu berjumpa dengan masalah kita begitu mudah mengeluh, menangis itu manusiawi tapi pesanku; jangan sampai kita tenggelam dalam kesedihan lalu melupakan bahwa kehidupan adalah anugerah dari Sang Pencipta.

sumber: Google.com

Aku gadis berusia 18 tahun, nampaknya begitu sombong membicarakan tentang hidup. Mungkin anda bertanya “tahu apa anak 18 tahun tentang hidup?”